Home / Pearlaaxy

Rabu, 26 Mei 2021 - 17:43 WIB

5 Alasan Mengapa Super Blood Moon 26 Mei 2021 Sangat Spesial

120 views

Super blood moon atau gerhana bulan total super adalah fenomena yang akan terjadi pada 26 Mei 2021. Siapa sangka, banyak orang yang menanti-nantikan fenomena ini dengan antusias.

Benar, gerhana bulan total kali ini dianggap spesial karena berbeda dengan gerhana-gerhana sebelumnya. Mengapa demikian? Yuk, cari tahu alasannya di bawah ini!

  1. Berbarengan dengan perigee bulan

Perigee bulan adalah kondisi dimana bulan menempati titik terdekatnya dengan Bumi. Sehingga, bulan akan nampak lebih besar di langit malam, tidak seperti biasanya.

Kondisi ini populer disebut ‘supermoon’. Ya, gerhana bulan 26 Mei 2021 kali ini bertepatan dengan momen perigee. Bulan juga akan nampak kemerahan bak darah saat fase gerhana total. Sebab itulah fenomena ini dinamakan ‘super blood moon

  1. Beriringan dengan Hari Raya Waisak

Gerhana bulan total super tahun ini beriringan denga Hari Raya Waisak 2565. Waktunya pun bertepatan dengan detik-detik Waisak, yakni selepas petang.

Dilansir LAPAN, pada dasarnya detik-detik Waisak terjadi ketika Waisaka Purnima atau puncak bulan purnama pada bulan Waisaka. Momen ini selalu jatuh pada tanggal 15 suklaplaksa di bulan Waisak

3. Hanya terjadi 195 tahun sekali

LAPAN juga melansir kabar bahwa momen super blood moon yang beriringan dengan Hari Raya Waisak ini hanya terjadi setiap 195 tahun sekali. Ya, fenomena ini akan terulang kembali pada 10 Mei 2199, 21 Mei 2217, 16 Mei 2394, dan seterusnya.

loading...

Artinya, super blood moon tahun ini termasuk ke dalam peristiwa langit yang langka. Bagaimana, yakin mau melewatkannya?

  1. Dapat diamati di seluruh Indonesia

Kabar baik, fenomena super blood moon ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang. Tepatnya mulai dari arah timur hingga ke tenggara.

Baca Juga :  Mengapa Awan Hujan Berwarna Kelabu?

Puncak gerhana akan terjadi pada jam 18.18.43 untuk Indonesia Barat, 19.09.29 untuk Indonesia Tengah, dan 20.09.29 untuk Indonesia Timur. Sayangnya, pengamatan fase awal dan fase sebagian hanya terbatas pada wilayah-wilayah Indonesia Timur.

  1. Durasinya cukup singkat

Jika pada 2018 lalu gerhana bulan total berlangsung dengan durasi yang sangat lama, maka tahun ini adalah kebalikannya. Ya, kali ini bulan akan bertahan di fase gerhana total selama 14 menit 30 detik.

LAPAN mengungkap jika durasi ini merupakan durasi gerhana bulan total tersingkat ketika Hari Raya Waisak. Sayang sekali untuk dilewatkan, bukan?

Itulah beberapa alasan mengapa fenomena super blood moon yang terjadi pada 26 Mei 2021 ini sangat spesial. Yuk, segera pasang reminder-nya biar gak ketinggalan!

loading...
loading...

Share :

Baca Juga

Pearlaaxy

Amor Fati dan Cara Menerapkannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pearlaaxy

Semua Orang akan Lost Contact pada Waktunya

Pearlaaxy

Hari Kanker Sedunia 2021, I Am and I Will

Pearlaaxy

Dari Mana Asalnya Kabut?

Pearlaaxy

8 Trik Psikologis yang Tak Banyak Orang Tahu, Pernah Mencobanya?

Pearlaaxy

Mengenal Geosmin, Sumber Aroma Terkuat Petrikor

Pearlaaxy

Mengapa Awan Hujan Berwarna Kelabu?

Pearlaaxy

Mengulik Fakta di Balik Teru Teru Bozu, Boneka Pawang Hujan dari Jepang