Home / Pearlaaxy

Minggu, 31 Januari 2021 - 11:22 WIB

Dari Mana Asalnya Kabut?

67 views

blog.ibarat.id – Musim dingin telah bersemayam di Bumi kita hampir beberapa bulan terakhir ini. Temperatur yang di bawah angka normal sudah menjadi hal biasa, begitupun hujan yang mengguyur dari pagi hingga malam.

Berbicara tentang hujan, rasanya kurang lengkap jika tidak ada kabut. Yap, kabut putih menyerupai awan yang turun ke permukaan Bumi. Sering kali kita melihat kabut datang ketika akan turun hujan atau sesudah hujan berhenti. Walaupun sangat menakjubkan untuk dinikmati, kabut tebal bisa menghalangi pandangan hingga 1 kilometer, lho. Jadi, kita harus berhati-hati jika akan berpergian ke luar rumah, terutama ketika di jalan raya.

Alam kita saling berkaitan satu sama lain untuk menghasilkan banyak fenomena yang luar biasa. Layaknya mesin natural yang tak akan pernah habis energi. Salah-satu karya nyata alam yang menakjubkan ialah kabut. Kabut merupakan tetes-tetes air dengan ukuran super kecil yang melayang-layang di udara. Sangking kecilnya, mata kita hanya bisa menangkap warna putih keseluruhannya saja.

Asal muasal kabut sama dengan awan, yaitu uap air. Kabut terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembapannya mendekati 100%. Uap air yang berasal dari permukaan tanah yang lembab, tanaman, sungai, danau dan lautan akan berkembang dan menjadi dingin ketika naik ke udara.

loading...

Pada keadaan normal, udara hanya bisa menampung uap air dalam jumlah tertentu dan suhu tertentu. Misalnya, udara dengan suhu 30 derajat selsius hanya bisa menampung 30 gram uap air per-meter kubik. Jika suhu udara turun dan kuantitas uap air di udara melebihi kapasitas, maka uap air tersebut akan tersebar di atmosfer dalam bentuk embun.

Uap air akan terus bertambah ketika suhu udara menurun. Namun, kapasitas uap air yang dapat di tahan oleh udara akan berkurang ketika suhu udara menurun. Sederhananya, jumlah uap air berbanding terbalik dengan kapasitasnya di udara ketika suhu menurun.

Baca Juga :  Dianggap Mati, 15 Huruf dalam Kosa Kata Bahasa Inggris Ini Tidak Perlu Dilafalkan

Semakin dingin suhu, semakin banyak uap air yang berkembang. Hal tersebut membuat udara kelebihan kapasitas dan akhirnya menghamburkan uap air menjadi embun yang kita sebut kabut.

Begitulah proses terbentuknya kabut. Sama halnya dengan awan, komponen utamanya adalah uap air. Namun, kabut berbeda dengan awan. Awan tidak pernah menyentuh permukaan tanah, sedangkan kabut selalu menyentuh permukaan tanah. (Pearlaaxy)

loading...
loading...

Share :

Baca Juga

Pearlaaxy

Mengenal Geosmin, Sumber Aroma Terkuat Petrikor

Pearlaaxy

Semua Orang akan Lost Contact pada Waktunya

Pearlaaxy

8 Trik Psikologis yang Tak Banyak Orang Tahu, Pernah Mencobanya?

Pearlaaxy

11 Slang Word Ini akan Membuatmu Terdengar Lebih Pro Berbahasa Inggris Lho

Pearlaaxy

Memasuki Februari 2021, Tiga Negara Ini akan Segera Tiba di Mars

Pearlaaxy

Mengulik Fakta di Balik Teru Teru Bozu, Boneka Pawang Hujan dari Jepang

Pearlaaxy

Mengapa Awan Hujan Berwarna Kelabu?

Pearlaaxy

Menilik Ceres, Planet Katai Saingan Mars yang Habitable