Home / Pendidikan

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:34 WIB

Kembangkan UMKM, Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Berikan Sosialisasi

61 views

Ibarat.id – Usaha mikro kecil menengah atau yang disingkat UMKM bagaikan roda penggerak ekonomi masyarakat. Siapa saja mempunyai kesempatan untuk menajalankan UMKM ini. Namun, sangat disayangkan masih banyak masyarakat yang hanya asal menjalankan UMKM sehingga tidak berjalan dengan lancar dan akhirnya berhenti di tengah-tengah jalan.

Permasalahan tersebutlah yang membawa dua mahasiswa Fakultas Hukum dari Universitas Muhammadiyah Malang, Rosita Ayu Dyah Setiyani dan Aulia Azizah untuk melakukan pengabdian masyarakat terkait pengembangan UMKM di Desa Singgahan, Kebonsari, Madiun, Senin (8/2/2021).

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dibimbing langsung oleh Ramli Ramadhan S. Hut, M. A. selaku dosen kehutanan di Universitas Muhammadiyah Malang. Sebelumnya, Rosita dan Aulia sudah melakukan diskusi dengan ketua RT setempat, Sukarman

“Sebelumnya memang ada (UMKM) namun tidak bergitu berkembang,” terang Sukarman.

Sukarman selaku ketua RT sangat menyayangkan hal tersebut karena melihat warga Desa Singgahan yang sebenarnya memiliki potensi untuk menghasilkan rupiah dengan memproduksi rempeyek, sambal pecel, hingga masker kain yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar karena situasi yang masih dalam darurat Covid-19.

“Mereka (warga sekitar) sekarang jarang memproduksi rempeyek dan sambel pecel karena kondisi pasar yang sepi,” ujar Aulia setelah melakukan diskusi dengan ketua RT setempat.

Kondisi pasar yang sepi membuat para warga beralih membawa produksi rempeyek dan sambal pecel mereka ke pasar di desa wisata. Namun, tak lama kemudian pasar di desa wisata tersebut tutup.

loading...

Aulia dan Rosita mulai membantu warga setempat untuk menghidupkan kembali UMKM di Desa Singgahan. Dimulai dengan memberikan pembelajaran terkait promosi, pengemasan, hingga labeling.

“Kami memberikan tips dan teknik labeling dan pengemasan yang lebih menarik, sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka,” ungkap Rosita.

Baca Juga :  Young Agripreneur Camp Batch 7 Part 2 #26

Pada awalnya, warga Desa Singgahan hanya menempatkan usaha mereka sebagai usaha sampingan. Jadi, labeling dan pengemasannya pun seadanya. Selain itu, tidak ada bentuk promosi dari produk mereka.

Tidak hanya itu, dua mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang tersebut memberikan example mengenai labeling dan pengemasan produk agar mudah dimengerti dan ditiru warga. Mereka juga menerangkan pentingnya penggunaan media sosial untuk promosi produk.

Sundayani, Suhartatik, dan Suparmi yang masing-masing menekuni usaha rempeyek, sambal pecel, dan masker kain mengaku sangat terbantu akan sosialisasi yang dilakukan Aulia dan Rosita di desa mereka. Baik Aulia, Rosita, maupun warga sekitar sangat berharap UMKM di Desa Singgahan, Kebonsari, Madiun ini dapat berjalan dan berkembang dengan baik dalam waktu dekat. (*)

loading...
loading...

Share :

Baca Juga

Catatan MHT

Satu Per Satu Mulai Diresmikan #14

Catatan MHT

Kompetisi Pramuka (Kompra) MAN 2 Kota Bogor #15

Pendidikan

Kepemimpinan dan Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Pendidikan

Webinar Nasional Himadikpolkum IPI Garut Upaya Lahirkan Entrepreneur Peduli Lingkungan

Pendidikan

Yuk Daftar, TLC Gelar Webinar Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat untuk Kesejahteraan

Pendidikan

Ketua Kwarran Cariu Buka Sidang Paripurna Ranting DKR

Pendidikan

Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Advertorial

Segera Daftar Webinar Teras Literasi Cianjur “Berprestasi di Tengah Pandemi melalui Literasi”